Berdamai Dengan Macet
"Sial,kenapa sih mesti macet terus???"
"Ck, rese banget sih pemerintah.Dah tau macet, bukannya bertindak kek!!!"
Hayooo jangan bohong,kalimat diatas pasti adalah salah satu dari sekian banyak makian, cacian, umpatan atau apalah itu namanya, yang keluar dari mulut/pikiran/hati kita beberapa waktu belakangan ini.
Emang ga bisa dipungkiri bahwa yang namanya macet sudah jadi makanan sehari-hari orang Jakarta. Bahkan ada yang sampai bilang "umur gw abis dijalan cuma gara-gara macet". Sadis...
Kalau cuma mencari-cari kesalahan memang ga akan ada habisnya dan ga akan ketemu ujung pangkalnya. Masyarakat menyalahkan pemerintah. "Dah tau jalanan Jakarta cuma segitu-gitunya eh masih aja dibikin jalur busway". Pemerintah mengatakan bahwa kemacetan ada karena volume kendaraan bertambah dan tidak sebanding dengan luas jalan raya yang segitu-gitu aja.Kalangan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk)u/produk otomotif ga terima kalau dianggap penyebab kemacetan. "Enak aja, kita kan perlu jualan. Toh, kita juga penyumbang pajak terbesar dinegara ini". Yah, cape deh...kapan mau kelarnya?
Kenapa sih ga pada coba introspeksi diri? Ya masyarakatnya, pemerintahnya juga kalangan swastanya. Biar sama-sama enak gitu loh.
Saya, setelah sekian lama merasakan macet mulai mencoba 'berdamai' dengan si macet ini. Kenapa juga mesti mengumpat,ngomel-ngomel,maki-maki,dsb-nya. Cape tau! Mending ada yang dengerin...
Karena saya pengguna bus kota maka saya mencoba menikmati macet ini sebagai sarana untuk balas dendam terhadap jam tidur saya yang masih kurang. Perjalanan saya ke kantor memakan waktu 1jam 15menit. Lumayan kan...
Tapi ingat ya, kalau Anda mau mengikuti cara saya, pastikan dulu bahwa bus kota yang Anda tumpangi itu aman. Dan pastikan juga Anda tidak benar-benar tidur dengan amat pulas. Karena bisa-bisa Anda kebablasan. Nah saya yakin begitu Anda tiba ditempat tujuan badan Anda terasa segar...
Cara lainnya adalah dengan berangkat lebih awal dari biasanya. Kalau perlu majukan 1-2jam lebih awal dari waktu biasa Anda berangkat. Lebih baik sampai dikantor terlalu pagi daripada harus bergulat dengan macet dan akhirnya terlambat.
Well, semoga ga adalagi kata-kata makian keluar dari mulut kita ya. Daripada negatif thingking terus kan lebih baik kalau kita bisa menikmati segala situasi yang ada dihadapan kita. Have a nice day...
"Ck, rese banget sih pemerintah.Dah tau macet, bukannya bertindak kek!!!"
Hayooo jangan bohong,kalimat diatas pasti adalah salah satu dari sekian banyak makian, cacian, umpatan atau apalah itu namanya, yang keluar dari mulut/pikiran/hati kita beberapa waktu belakangan ini.
Emang ga bisa dipungkiri bahwa yang namanya macet sudah jadi makanan sehari-hari orang Jakarta. Bahkan ada yang sampai bilang "umur gw abis dijalan cuma gara-gara macet". Sadis...
Kalau cuma mencari-cari kesalahan memang ga akan ada habisnya dan ga akan ketemu ujung pangkalnya. Masyarakat menyalahkan pemerintah. "Dah tau jalanan Jakarta cuma segitu-gitunya eh masih aja dibikin jalur busway". Pemerintah mengatakan bahwa kemacetan ada karena volume kendaraan bertambah dan tidak sebanding dengan luas jalan raya yang segitu-gitu aja.Kalangan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk)u/produk otomotif ga terima kalau dianggap penyebab kemacetan. "Enak aja, kita kan perlu jualan. Toh, kita juga penyumbang pajak terbesar dinegara ini". Yah, cape deh...kapan mau kelarnya?
Kenapa sih ga pada coba introspeksi diri? Ya masyarakatnya, pemerintahnya juga kalangan swastanya. Biar sama-sama enak gitu loh.
Saya, setelah sekian lama merasakan macet mulai mencoba 'berdamai' dengan si macet ini. Kenapa juga mesti mengumpat,ngomel-ngomel,maki-maki,dsb-nya. Cape tau! Mending ada yang dengerin...
Karena saya pengguna bus kota maka saya mencoba menikmati macet ini sebagai sarana untuk balas dendam terhadap jam tidur saya yang masih kurang. Perjalanan saya ke kantor memakan waktu 1jam 15menit. Lumayan kan...
Tapi ingat ya, kalau Anda mau mengikuti cara saya, pastikan dulu bahwa bus kota yang Anda tumpangi itu aman. Dan pastikan juga Anda tidak benar-benar tidur dengan amat pulas. Karena bisa-bisa Anda kebablasan. Nah saya yakin begitu Anda tiba ditempat tujuan badan Anda terasa segar...
Cara lainnya adalah dengan berangkat lebih awal dari biasanya. Kalau perlu majukan 1-2jam lebih awal dari waktu biasa Anda berangkat. Lebih baik sampai dikantor terlalu pagi daripada harus bergulat dengan macet dan akhirnya terlambat.
Well, semoga ga adalagi kata-kata makian keluar dari mulut kita ya. Daripada negatif thingking terus kan lebih baik kalau kita bisa menikmati segala situasi yang ada dihadapan kita. Have a nice day...
Komentar