Caleg...Caleg...Caleg...(Chapter 2)

Ada yg berubah dengan pemandangan Jakarta dua bulan ini. Saya ambil contoh Jakarta saja, walaupun sebenarnya perubahan ada di seluruh penjuru tanah air.

Melihat Jakarta saat ini tak ubahnya seperti galeri seni. Sayangnya bukan benar-benar oleh sesuatu yang bernilai seni melainkan oleh foto-foto para caleg dan partai. Foto-foto wajah para calon wakil rakyat itu tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk. Mau yang kecilnya seukuran pas foto ada, mau yang paling besar sampai bisa jd selimut gajah juga ada. Tinggal tergantung seberapa kuat uang yang mereka punya.

Kata-katanya pun beragam. Mulai dari yg sederhana dan klise spt "Mohon do'a restu dan dukungannya" sampai yang luar biasa seperti "Pilih Saya atau Tidak Sama Sekali" hihihi ini sih arogan namanya. Ada pula yang pedenya luar biasa dengan memasang foto diri dengan ekspresi dan gaya yang trendy, lalu juga yang sampai memasang foto artis atau tokoh tertentu yang sebenernya ga jelas hubungannya apa. Misalnya ada salah satu caleg daerah yang memasang gambar David Beckham di samping fotonya dengan bertuliskan "Saya pilih no..." Lah, emang sejak kapan Beckham ikutan Pemilu di Indonesia?

Ada lagi nih yang pedenya kelewatan dengan memasang foto dirinya dan Barrack Obama seolah sedang bersalaman. Ya ampun helloooow !

Tapi ga semua caleg seperti itu kok. Banyak juga yang punya pola kampanye cukup edukatif dan melakukan tindakan nyata dan berguna buat masyarakat banyak. Jadi ga cuma menang poster atau spanduk doang tapi tindakannya Zonk!

Misalnya, ada yg menyediakan layanan kesehatan / posyandu bagi masyarakat kurang mampu. Nah yang seperti ini tentunya lebih berguna ketimbang hanya sekedar pasang poster atau spanduk.

Yah, balik lagi sih ya, namanya juga politik. Selama ada uang apa bisa saja dilakukan. Mau yang tetap rendah hati ataupun yang punya rasa percaya diri setinggi langit semua sah-sah saja.
Tinggal masyarakat yang akan menentukan siapa yang pantas mewakili dan membela nasib mereka.

Salam hangat

Komentar

Unknown mengatakan…
wah mbak ela ini memang sungguh apik menulis

maju terus ya mbak

pantang mundur

-someone-
Anonim mengatakan…
hihihi makasih Mba Viva...
It's Me - Ela mengatakan…
loh...kok jd kamu yg terima kasih Natsir. Harusnya kan aku.hihihi
Iy (Mba ato Mas y?)makasih atas komentarnya. jd pengikutku donk hehehe
Unknown mengatakan…
hmm gimana ya? pengikut apa nih? ikutin kamu tiap hari ya? btw kerja dimana mbak ella?
Unknown mengatakan…
oh iyah ketinggalan

kok gak nulis lagi sih?

udah lama nih gak baca tulisan mbak ella.....
It's Me - Ela mengatakan…
Iy,lg sbuk bgt.jd g smpt nulis.apa yg kmrn2 pngen ditulis kburu lupa n dah g update lg...^_^

Postingan Populer